Transformasi Digital, OK OCE Adopsi Teknologi AI untuk Standarisasi Mentoring UMKM

JAKARTA – Pada Senin, 11 Mei 2026, OK OCE Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendampingan wirausaha melalui transformasi sistem mentoring berbasis data dan teknologi. Dalam rapat koordinasi strategis terbaru bersama Professor Sriram Dasu, OK OCE menetapkan langkah besar untuk mengadopsi pendekatan ilmiah melalui Prescriptive Analysis berbasis kecerdasan buatan (AI) guna memastikan setiap proses mentoring memiliki standar kualitas yang terukur.
Fokus utama dari transformasi ini adalah mengubah pola pendampingan konvensional menjadi sistem yang lebih dalam dan solutif. Teknologi AI yang dikembangkan tidak hanya berfungsi untuk membaca riwayat data, tetapi juga dirancang untuk memberikan rekomendasi tindakan nyata bagi para mentor dan manajemen dalam membantu UMKM yang stagnan.
Sebagai tahap awal, sektor Food & Beverage (F&B) dipilih sebagai proyek percontohan (pilot project) pengembangan alat analisis ini. Sektor tersebut dipilih karena merupakan basis UMKM binaan terbesar dalam ekosistem OK OCE. Selain standarisasi alat pendampingan, OK OCE juga melakukan audit kapasitas mentor untuk memastikan efektivitas pendampingan di lapangan agar memberikan dampak nyata pada pertumbuhan bisnis, bukan sekadar formalitas administratif.
Melalui inovasi ini, OK OCE berharap dapat menciptakan ekosistem pendampingan yang lebih transparan dan akuntabel, sehingga setiap pelaku UMKM mendapatkan “resep” solusi yang tepat sasaran sesuai dengan tantangan bisnis yang mereka hadapi.
Artikel terkait
Eksplorasi Pengembangan Wakaf Produktif Sektor Riil, Yayasan OK OCE Kemanusiaan Hadiri Waqf Investor Forum 2026
Perkuat Pengelolaan Dana Abadi Lintas Generasi, OK OCE Kemanusiaan Hadiri Intimate Gathering Rumah Zakat