Perempuan Sehat, Masa Depan Kuat: OK OCE Indonesia Gelar Edukasi “Reproduksi Sehat, Mental Kuat”

Jakarta — Kesehatan reproduksi dan kesehatan mental perempuan memiliki keterkaitan yang erat dan tidak dapat dipisahkan. Pemahaman inilah yang menjadi fokus utama untuk OK OCE Indonesia menyelenggarakan kegiatan edukasi bertajuk “Reproduksi Sehat, Mental Kuat” pada Senin, 19 Januari 2026 di Centennial Tower, Kuningan Barat, Jakarta Selatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sebagai fondasi kesehatan mental yang berkelanjutan.
Kegiatan ini menghadirkan Bidan Sherena Aisya Maharayni, S.Tr.Keb., praktisi dan aktivis kesehatan perempuan sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa perubahan hormon reproduksi sepanjang siklus hidup perempuan dapat berdampak langsung pada kondisi emosional dan kesehatan mental, terutama pada kelompok Generasi Z dan Milenial yang dinilai paling rentan.
Ia menambahkan, berbagai gangguan kesehatan reproduksi seperti PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) dan anemia tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga berkontribusi terhadap meningkatnya risiko stres, kecemasan, hingga depresi apabila tidak ditangani secara tepat.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami bahwa kesehatan reproduksi merupakan kondisi kesejahteraan fisik, mental, dan sosial secara utuh, bukan sekadar terbebas dari penyakit. Edukasi disampaikan secara komunikatif dan kontekstual, mulai dari pengenalan fungsi tubuh, dampak gaya hidup modern terhadap keseimbangan hormon, hingga pentingnya deteksi dini dan pengelolaan kesehatan mental.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi “Cerita Wanitaku”, sebuah ruang reflektif di mana para perempuan menuliskan pengalaman atau hal-hal yang selama ini membuat mereka merasa tidak nyaman sebagai perempuan. Sesi ini kemudian berkembang menjadi diskusi interaktif yang berlangsung hangat dan partisipatif.
Salah satu peserta, Suhaimi, dari Kemayoran, Jakarta Pusat, mengungkapkan bahwa kegiatan ini membantunya memahami perubahan yang ia alami setelah menjalani peran sebagai ibu.
“Dari acara ini saya jadi paham bahwa perubahan emosi yang saya rasakan setelah punya anak bisa berkaitan dengan kesehatan reproduksi dan mental. Ilmunya sangat bermanfaat dan membuat saya ingin lebih menyayangi diri sendiri dengan hidup lebih sehat.” ujarnya.
Sementara itu, Bella, peserta dari Pancoran, Jakarta Selatan, menilai kegiatan ini memberi ruang aman bagi perempuan untuk belajar dan berbagi.
“Materinya membuka wawasan saya tentang reproduksi wanita dan kaitannya dengan kesehatan mental. Sekarang saya jadi lebih paham bahwa perubahan mood saat siklus bulanan itu hal yang normal dan bisa dikelola,” katanya.
Melalui rangkaian sesi tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang aman untuk berbagi, saling mendengar, dan memahami bahwa pengalaman personal perempuan seringkali memiliki akar yang sama. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam upaya membangun kesehatan mental yang lebih kuat melalui dukungan sosial dan literasi kesehatan yang tepat.
Pada akhir kegiatan, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan tensi dan nadi sebagai langkah preventif dan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan dasar. Melalui kegiatan “Reproduksi Sehat, Mental Kuat”, OK OCE Indonesia berharap perempuan semakin berani mengenali tubuh dan kondisi mentalnya, serta mampu mengambil langkah preventif demi kualitas hidup yang lebih baik. Edukasi ini menjadi bagian dari komitmen OK OCE Indonesia dalam mendukung pemberdayaan perempuan melalui pendekatan kesehatan yang holistik, inklusif, dan berkelanjutan.
Artikel terkait
Eksplorasi Pengembangan Wakaf Produktif Sektor Riil, Yayasan OK OCE Kemanusiaan Hadiri Waqf Investor Forum 2026
Perkuat Pengelolaan Dana Abadi Lintas Generasi, OK OCE Kemanusiaan Hadiri Intimate Gathering Rumah Zakat