OK OCE Logo OK OCE Indonesia
Beranda Berita Event & Pelatihan Komunitas Penggerak Donasi Kemanusiaan Tentang Kami FAQ & Bantuan

Pelatihan Sabun Jelantah, Direktorat Komunitas dan Dampak Dorong Jiwa Wirausaha Anak Panti

OK OCE INDONESIA

Jakarta – Direktorat Komunitas dan Dampak kembali menghadirkan pelatihan tematik. Pada 23 Februari 2026, Direktorat Komunitas dan Dampak kembali menghadirkan pelatihan tematik sebagai bentuk komitmen dalam mendorong pemberdayaan berbasis edukasi dan kewirausahaan. Kali ini, Direktorat Komunitas dan Dampak bekerja sama dengan Tanzif dan Semoet Coffee menyelenggarakan pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah bagi anak-anak Panti Asuhan Yos Sudarso. Kegiatan yang berlangsung pukul 16.00 hingga 18.00 WIB ini ditutup dengan buka puasa bersama sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian sosial.

Pelatihan ini bertujuan mengenalkan kepada anak-anak bahwa limbah rumah tangga, seperti minyak jelantah, memiliki potensi untuk diolah menjadi produk yang berdaya guna dan bernilai jual. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru tentang pengelolaan limbah ramah lingkungan, tetapi juga dibekali wawasan kewirausahaan guna menumbuhkan jiwa entrepreneurship sejak usia dini.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Ibu Rully Mustaqimah selaku CEO CV Berkah Bersama Tanzif sekaligus Direktur Direktorat Komunitas dan Dampak. Dalam sesi praktik, Ibu Rully menjelaskan tahapan pembuatan sabun mulai dari proses penyaringan minyak, pencampuran bahan, pencetakan, hingga proses pendinginan. Ia menuturkan bahwa proses produksi sabun dari minyak jelantah membutuhkan waktu kurang lebih 24 jam hingga produk siap digunakan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Melalui pelatihan ini, Direktorat Komunitas dan Dampak berharap anak-anak Panti Asuhan Yos Sudarso dapat memahami pentingnya kreativitas, kepedulian lingkungan, serta memiliki semangat untuk menciptakan peluang usaha dari hal-hal sederhana di sekitar mereka.

Bagikan: WhatsApp Telegram Facebook X

Artikel terkait