KPBS Pengalengan Bandung Berikan Inovasi Bagi Para Peternak Sapi

Pengalengan, Jawa Barat – OK OCE Indonesia berkolaborasi bersama University of Southern California (USC) dalam melaksanakan program studi banding ‘Global Applied Research’. Rully Mardjono, Direktur Data Riset OK OCE dan Dosen Sistem Informasi Universitas Trisakti mengatakan ada 4 bidang yang diteliti, fashion, terumbu karang, pengolahan plastik, dan peternakan.

Kunjungan kali ini Mahasiswa USC Marshall berkunjung ke Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pengalengan yang mana menarik perhatian karena inovasi yang dimiliki koperasi ini.
Asep, Perwakilan dari KPBS Pengalengan, mengatakan, koperasi yang sudah berdiri sejak 1969 ini membuat aplikasi bagi para peternak atau anggotanya. “Dengan aplikasi kita bisa melihat bagaimana perkembangan para peternak, hingga misalnya sapinya ada yang sakit, perlu obat atau panggilan dokter hingga pengajuan pinjaman ini juga semua melalui aplikasi”, ungkapnya di Kantor KPBS Pengalengan, Kamis, 20 Maret 2025.

Inovasi ini disambut baik oleh mahasiswa USC. Ada sekitar 4000 data para peternak yang ada dalam aplikasi, meski hanya 2000-3000 peternak yang aktif.
Berbeda dengan KPBS Pengalengan, sebelumnya mahasiswa berkunjung ke Koperasi Larasati Cibiru, Bandung. Tantangan yang kian dihadapi adalah kurangnya support dari Koperasi Unit Daerah (KUD), sehingga banyak anggota yang tidak lagi di koperasi tersebut.
Hal ini disampaikan Teten, salah satu pengurus Koperasi Larasati Cibiru.
Diharapkan dengan adanya kunjungan ini, koperasi dapat segera bangkit dengan banyak peternak seperti sedia dulu kala, yang mana pada 2005 silam pernah mencapai produksi susu sebanyak 50.000 liter per harinya.
Artikel terkait
Eksplorasi Pengembangan Wakaf Produktif Sektor Riil, Yayasan OK OCE Kemanusiaan Hadiri Waqf Investor Forum 2026
Perkuat Pengelolaan Dana Abadi Lintas Generasi, OK OCE Kemanusiaan Hadiri Intimate Gathering Rumah Zakat